PERUT BUNCIT BUKANLAH LEMAK BIASA


Timbunan lemak dibawah perut yang berlebihan (obesitas sentral) tidak hanya mengganggu penampilan kita saja tetapi kondisi tersebut memiliki makna yang lebih dalam lagi untuk mengganggu kondisi kesehatan kita, obesitas sentral adalah suatu timbunan lemak visceral yang berada di bawah rongga perut kita dimana lemak ini dapat meningkatkan resiko penyakit yang cukup serius di masa yang akan datang seperti penyakit jantung, diabetes melitus dan kanker usus (Colorectal Cancer).

Sinonim dari obesitas sentral yaitu perut buncit, kondisi tersebut tidak memberikan manfaat apapun pada kesehatan tubuh kita, justru kondisi perut buncit memiliki hubungan terhadap kondisi kolesterol yang tinggi, resistensi insulin (kurang nya kemampuan hormon insulin untuk memasukan gula darah ke dalam sel tubuh kita), resiko tinggi menderita darah tinggi (hipertensi), termasuk resiko tinggi mengalami kanker usus.

Lalu bagaimana cara nya kita menentukan bahwa seseorang tersebut atau diri kita mengalami obesitas sentral ? mudah kok, kita bisa mengukur di rumah secara mandiri dengan menggunakan alat ukur meteran baju atau bisa menggunakan meteran pengukur lingkar perut. Menurut Kemenkes (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia) batas aman lingkar perut dibedakan sesuai jenis kelamin, yaitu :

Wanita : ≥ 80 cm

Pria      : ≥ 90 cm

Setelah teman-teman memahami tentang batas aman lingkar perut diharapkan dapat mengukur secara mandiri lingkar perut kalian masing-masing di rumah ya ? cara mengukur lingkar perut atau lingkar pinggang yang benar  adalah dengan  menyentuh garis area bagian atas tulang pinggul dan bagian bawah tulang rusuk, jadi yang diukur parameter nya seperti itu.

Lalu bagaimana tindakan yang bisa kita lakukan untuk mengurangi obesitas sentral ?

1.   Mengurangi atau membatasi makanan atau minuman yang mengandung tinggi gula dan karbohidrat sederhana.

Mengonsumsi makanan atau minuman yang tinggi gula akan beresiko tinggi mengalami penumpukan lemak dibawah perut kita. Selain itu membatasi asupan karbohidrat sederhana seperti nasi putih, cake, roti adalah hal penting yang perlu kita perhatikan agar tidak terjadi penumpukan lemak di perut kita yang memicu obesitas sentral.

2.     Meningkatkan asupan sayur dan buah

Pastikan bahwa kita setiap hari nya cukup mengkonsumsi sayur dan buah supaya kecukupan serat, antioksidan dan vitamin tercukupi di dalam tubuh kita, dengan mengkonsumsi cukup serat, kolesterol di dalam tubuh kita akan terikat dan akan terbuang melalui feses kita.

3.     Minum air mineral yang cukup

Cukupi kebutuhan minum air mineral dan sesuaikan dengan tingkat aktivitas yang kita miliki agar tubuh kita terhidrasi dengan baik dan metabolism tubuh kita berjalan dengan optimal. Kebutuhan minimal mengkonsumi air mineral adalah 2 liter/hari. Kebutuhan tersebut bisa melebihi 2 liter/hari sesuai dengan tingkat aktivitas yang kita miliki setiap harinya.

4.     Olahraga yang teratur

Dengan olahraga teratur kita bisa membakar kalori untuk mengurangi obesitas sentral, selain itu olahraga memiliki manfaat lainnya yang baik untuk tubuh kita diantaranya mengurangi kadar hormone kortisol (hormone stress) dan meningkatkan kadar hormone dopamine (kebahagiaan), meningkatkan kadar lemak baik (HDL), mengurangi resiko terjadi nya diabetes melitus dan penyakit jantung di kemudian hari bila kita rutin melakukan olahraga. Frekuensi olahraga yang baik adalah sebanyak 3 kali dalam seminggu dimana setiap 1 kali olahraga dilakukan selama 50 menit.

5.    Istirahat yang cukup

Istirahat yang cukup adalah fase yang perlu diperhatikan dan cukup penting untuk merecovery atau memperbaiki sel – sel tubuh kita yang mengalami kerusakan akibat radikal bebas dan stress. Pastikan bahwa kita memiliki alokasi waktu yang baik dalam beristirahat, batasi waktu untuk begadang karna akan menurunkan kadar melatonin dan hormon yang baik untuk recovery tubuh kita selain itu seseorang yang sering begadang seringkali dihubungkan dengan godaan yang cukup besar untuk mengkonsumsi makanan yang berlebihan dan meningkatnya kadar hormone stress (kortisol) yang berkontribusi menyebabkan perut buncit (obesitas sentral).

Untuk mengubah gaya hidup yang sehat memang tidak mudah, butuh kesabaran, consistency, strong determination dan niat yang kuat. Namun dari hal itu semua, tidak ada salahnya jika kita mencoba untuk memulai hidup yang sehat untuk jaga kesehatan diri kita sendiri. Semangat ! dan salam sehat untuk kita semua

Komentar

Postingan Populer